Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) resmi membuka kembali
kegiatan wisata di kawasanGunung Bromo, Jawa Timur, mulai Kamis (20/8) pukul 00.01 WIB.
Pembukaan akses ini di lakukan usai tim gabungan berhasil menuntaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan
(karhutla) yang melanda kawasan tersebut selama 13 hari.
Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha menyatakan keputusan pembukaan kembali kawasan
Bromo di dasarkan pada hasil pemantauan dan evaluasi kondisi pascakebakaran.
“Mempertimbang kan aspek keselamatan pengunjung dan petugas, sehingga kawasan Bromo di buka untuk wisata
Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 00.01 WIB,” kata Rudi melalui keterangan resminya, Rabu (19/8).
eputusan tersebut tertuang dalam Surat Pengumuman Nomor: PG.19/T.8/TU/HMS.01.07/B/08/2026 tertanggal
19 Agustus 2026. Wisatawan sudah dapat memesan tiket kunjungan secara daring melalui laman resmi
bromotenggersemeru.id. ReferensiGeografis
Rudi menegaskan kuota harian kunjungan wisata tidak mengalami perubahan, yakni tetap di batasi
sebanyak 2.752 orang per hari.
Kendati telah di buka, pengelola mewajibkan pengunjung untuk mematuhi seluruh peraturan, mengikuti
arahan petugas, serta aktif menjaga kebersihan dan kelestarian alam Bromo.
Wisatawan juga dilarang keras melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membuat
perapian atau membuang puntung rokok sembarangan. Pengunjung diminta segera melapor kepada
petugas jika mengetahui adanya asap atau bara api.
“Kita bersama-sama saling menjaga kawasan agar kebakaran tidak kembali terjadi,” ucapnya.
Kebakaran di kawasan Gunung Bromo semula terdeteksi pada Senin (3/8) sekitar pukul 17.00 WIB.
Menyusul meluasnya titik api, pihak pengelola menutup total seluruh akses wisata sejak Sabtu (8/8) malam.
Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam kurun waktu 13 hari sejak peristiwa terjadi. Hingga
Jumat (14/8), luasan area terdampak karhutla dilaporkan mencapai 1.120,3 hektare.
Rudi menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras tim gabungan dari berbagai unsur dalam
memadamkan api di kawasan Bromo.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penanganan kebakaran,
mulai petugas Kementerian Kehutanan, TNI, Polri, BNPB, BPBD, pemerintah daerah, mitra, relawan,
masyarakat, hingga pelaku jasa wisata,” ucap dia.

